Info&tanya jawab

Senin, 15 Juni 2026

Tarif Tiket Paling Terjangkau, KM Putra Wailebe Dipadati Penumpang di Pelabuhan Wailebe

Foto: Roman Lamablawa
Wailebe – Kapal motor KM Putra Wailebe yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Desa Wailebe, Kecamatan Wotan Ulumado, mengalami lonjakan jumlah penumpang. Ramainya pengguna jasa transportasi laut ini dipengaruhi oleh tarif tiket yang dinilai paling terjangkau dibandingkan dua jalur penyeberangan lainnya di wilayah tersebut.
Setiap hari, pelabuhan dipenuhi warga yang hendak menyeberang untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas perdagangan, pekerjaan, pendidikan, hingga urusan keluarga. Banyak penumpang memilih menggunakan KM Putra Wailebe karena selain tarifnya lebih ekonomis, layanan ini juga menjadi salah satu moda transportasi penting yang menghubungkan masyarakat antarwilayah.
Saat ini terdapat tiga jalur penyeberangan yang melayani masyarakat di kawasan tersebut, yakni jalur Penyeberangan Wailebe yang dilayani KM Putra Wailebe, jalur Penyeberangan Tanah Merah, serta jalur Penyeberangan Tobilota. Di antara ketiga jalur tersebut, tarif yang ditawarkan KM Putra Wailebe menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang rutin melakukan perjalanan.
Sejumlah penumpang mengaku memilih berangkat melalui Pelabuhan Wailebe karena dapat menghemat biaya perjalanan tanpa mengurangi kebutuhan mobilitas mereka. Tingginya minat masyarakat terlihat dari padatnya aktivitas penumpang yang datang dan berangkat setiap hari.
Meski demikian, masyarakat berharap kenyamanan dan keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama. Mereka menginginkan pelayanan yang semakin baik, jadwal keberangkatan yang teratur, serta fasilitas pelabuhan yang terus ditingkatkan agar mampu mengimbangi meningkatnya jumlah pengguna jasa.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat menggunakan KM Putra Wailebe, jalur penyeberangan ini diharapkan terus menjadi salah satu urat nadi transportasi laut yang mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di Kecamatan Wotan Ulumado dan wilayah sekitarnya.
Foto: Roman Lamablawa


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar